KALTIMUP, BALIKPAPAN – Penguatan kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu perhatian Kelurahan Muara Rapak, Kecamatan Balikpapan Utara. Persiapan menghadapi potensi dampak El Nino dibahas bersama para ketua Rukun Tetangga (RT) dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Kelurahan Muara Rapak, Jumat (24/4/2026).
Rapat tersebut tidak hanya membahas persoalan kebencanaan. Sejumlah agenda pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat turut menjadi perhatian, termasuk persiapan pemilihan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).
Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Muara Rapak, Danu Jatmoko, mengatakan pertemuan bersama para ketua RT merupakan bagian dari tindak lanjut atas arahan Pemerintah Kota Balikpapan mengenai kesiapan setiap wilayah dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi di lingkungan masyarakat. “Rakor hari ini membahas informasi dan arahan dari Pemerintah Kota, baik dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, maupun Sekda, khususnya terkait kesiapan menghadapi dampak El Nino di Kota Balikpapan,” kata Danu seusai rapat.
Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran RT sebagai struktur pemerintahan paling dekat dengan masyarakat dinilai penting untuk memastikan informasi dan langkah antisipasi dapat diteruskan secara cepat kepada warga.
Selain ancaman kondisi cuaca, pertemuan juga menyinggung situasi global yang dinilai perlu menjadi perhatian bersama. Danu menyebut dinamika geopolitik dunia dapat memberikan dampak terhadap berbagai aspek kehidupan sehingga masyarakat perlu menjaga ketahanan sosial di lingkungan masing-masing.
“Saat ini situasi geopolitik dunia menjadi perhatian. Oleh karena itu, kekompakan dan kebersamaan di tingkat masyarakat perlu terus diperkuat,” ujarnya.
Di luar pembahasan kesiapsiagaan, Kelurahan Muara Rapak juga mulai mempersiapkan agenda pemilihan LPM. Lembaga tersebut dinilai memiliki peran dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan menjadi salah satu unsur penting dalam pembangunan di tingkat kelurahan.
Danu mengatakan pihak kelurahan akan segera membentuk panitia untuk mempersiapkan seluruh tahapan pemilihan. Langkah tersebut diharapkan dapat membuat proses pemilihan berjalan tertib dan dilaksanakan dalam waktu dekat. “Kami akan segera membentuk panitia pemilihan LPM, dengan harapan pelaksanaannya bisa segera dilakukan,” jelasnya.
Namun, sebelum proses pemilihan LPM digelar, masih terdapat pekerjaan yang harus diselesaikan di tingkat RT. Berdasarkan data kelurahan, sekitar delapan RT di Muara Rapak hingga kini belum melaksanakan proses pemilihan di wilayah masing-masing.
Kelurahan melalui Seksi Pemberdayaan Masyarakat (Permas) terus mendorong RT yang belum melaksanakan pemilihan agar segera menindaklanjutinya. Hal tersebut penting agar seluruh unsur masyarakat dapat terlibat dalam tahapan berikutnya. “Kami berharap RT yang belum melaksanakan pemilihan dapat segera menindaklanjuti, sehingga nantinya dapat berpartisipasi dalam pemilihan LPM,” terang Danu.
Rakor tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah antara kelurahan dan para ketua RT. Dengan komunikasi yang terjaga, pemerintah berharap kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak El Nino dapat diperkuat, sekaligus memastikan agenda pemberdayaan masyarakat tetap berjalan.
Kelurahan Muara Rapak juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan di tengah berbagai tantangan, baik yang bersumber dari kondisi lingkungan maupun perkembangan situasi global. Melalui koordinasi yang dilakukan secara rutin, kelurahan berharap setiap RT mampu menjadi ujung tombak dalam menyampaikan informasi, menggerakkan warga dan menjaga ketahanan sosial di lingkungan masing-masing. (Kup/adv)

