KALTIMUP, BALIKPAPAN – Persoalan yang berkembang di tengah masyarakat membutuhkan koordinasi lintas sektor agar dapat diantisipasi sejak dini. Hal itu yang menjadi salah satu fokus Kelurahan Graha Indah, Balikpapan, melalui Rapat Koordinasi (Rakor) RT se-Kelurahan Graha Indah yang dijadwalkan berlangsung Jumat, 29 Mei 2026.
Rakor tersebut digelar di Kantor Kelurahan Graha Indah. Namun, agenda kali ini tidak sekadar menjadi ruang pertemuan antara pemerintah kelurahan dan para Ketua RT. Sejumlah isu yang bersentuhan langsung dengan keamanan, ketahanan sosial, hingga kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca turut menjadi pembahasan.
Lurah Graha Indah, Muhammad Arif Rahman, mengatakan forum tersebut merupakan agenda rutin yang menjadi sarana untuk menyerap berbagai persoalan di tingkat lingkungan sekaligus menyamakan langkah antara pemerintah kelurahan dengan para Ketua RT.
Menurut Arif, perkembangan sejumlah persoalan di masyarakat membuat koordinasi di tingkat kewilayahan perlu terus diperkuat. Ketua RT dinilai memiliki posisi penting karena berhadapan langsung dengan dinamika warga sehari-hari.
Karena itu, Rakor RT kali ini dikemas dengan materi yang lebih luas. Selain membahas koordinasi pemerintahan dan kondisi lingkungan, peserta juga akan mendapatkan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, pencegahan radikalisme, serta langkah menghadapi kemungkinan musim kemarau panjang.
Untuk memperkaya materi, Kelurahan Graha Indah melibatkan sejumlah instansi terkait. Kepolisian setempat dijadwalkan memberikan paparan mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama terkait upaya menjaga lingkungan tetap kondusif.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut dilibatkan untuk memberikan edukasi mengenai kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak musim kemarau. Informasi tersebut diharapkan dapat diteruskan para Ketua RT kepada masyarakat sehingga warga memiliki kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul akibat perubahan kondisi cuaca.
Agenda tersebut juga menyentuh aspek kesadaran hukum dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Program Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) dan Bersih Narkoba (Bersinar) akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Sasarannya tidak hanya masyarakat umum. Kalangan pelajar juga mendapat perhatian karena edukasi mengenai bahaya narkoba dinilai penting diberikan sejak dini.
Kelurahan Graha Indah bahkan menghadirkan narasumber dari Densus 88 untuk menyampaikan materi mengenai radikalisme. Kehadiran narasumber tersebut diharapkan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya mengenali potensi paham radikal serta membangun ketahanan sosial di lingkungan masing-masing.
Arif menjelaskan, banyaknya materi yang akan disampaikan membuat pelaksanaan kegiatan dibagi ke dalam dua sesi. Dengan pola tersebut, setiap materi diharapkan dapat diterima peserta secara lebih optimal dan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial.
Peserta Rakor RT juga dibuat lebih luas. Selain seluruh Ketua RT di wilayah Kelurahan Graha Indah dan lembaga mitra kelurahan, sejumlah institusi pendidikan turut dilibatkan.
Sekolah tingkat SMP dan SMA hingga perguruan tinggi yang berada di wilayah Graha Indah dijadwalkan mengikuti agenda tersebut. Pelibatan kalangan pendidikan diharapkan memperluas jangkauan pesan mengenai pencegahan narkoba, radikalisme, serta pentingnya membangun lingkungan yang aman dan kondusif.
Melalui Rakor RT tersebut, Kelurahan Graha Indah ingin memastikan persoalan di tingkat lingkungan tidak berjalan sendiri-sendiri. Koordinasi antara RT, kelurahan, aparat keamanan, lembaga terkait, dan institusi pendidikan diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
Di sisi lain, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi penyalahgunaan narkoba dan masuknya paham radikal, sekaligus membangun kesiapan menghadapi risiko yang mungkin muncul selama musim kemarau.
Dengan demikian, Rakor RT tidak hanya menjadi agenda rutin pemerintahan kelurahan, tetapi juga ruang untuk membangun komunikasi, memperkuat jejaring kewilayahan, dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketahanan lingkungan Graha Indah. (Kup/adv)

