Lurah Gunung Samarinda, Sarjoko.

KaltimUP, BALIKPAPAN – Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara, tetap mengoptimalkan pelayanan administrasi kependudukan meski belum memiliki perangkat untuk aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Sebagai solusi, warga diarahkan melakukan aktivasi di lokasi pelayanan terdekat yang telah memiliki perangkat, seperti Kelurahan Gunung Samarinda Baru (GSB), Kelurahan Sumber Rejo, Kantor Kecamatan Balikpapan Utara, maupun Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Balikpapan.

Lurah Gunung Samarinda, Sarjoko, mengatakan keterbatasan perangkat menjadi kendala utama sehingga pelayanan aktivasi IKD belum dapat dilakukan di kantor kelurahan.

“Kendala kami memang karena belum memiliki alat untuk aktivasi IKD. Untuk sementara kami arahkan warga ke Gunung Samarinda Baru, Sumber Rejo, kecamatan, atau langsung ke Disdukcapil,” ujar Sarjoko, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, pemerintah telah merencanakan pengadaan perangkat IKD untuk Kelurahan Gunung Samarinda. Ia berharap fasilitas tersebut dapat tersedia tahun ini atau paling lambat 2027.

“Informasinya ada rencana pengadaan alat IKD di Gunung Samarinda. Semoga tahun ini bisa terealisasi, kalau tidak maksimal tahun depan,” katanya.

Sarjoko menegaskan warga tidak perlu meminta surat pengantar atau melapor terlebih dahulu ke kelurahan sebelum melakukan aktivasi. Masyarakat dapat langsung mendatangi lokasi pelayanan yang telah dilengkapi perangkat.

Ia mengakui sempat muncul keluhan warga yang diarahkan ke GSB. Namun, persoalan tersebut dipastikan hanya terjadi karena miskomunikasi.

“Memang kemarin ada satu keluhan karena diarahkan ke Gunung Samarinda Baru. Itu hanya miskomunikasi saja. Sejauh ini pelayanan aktivasi IKD tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.

Di sisi lain, Kelurahan Gunung Samarinda juga terus mempercepat pelayanan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos). Hingga 7 Juli 2026, pelayanan telah menjangkau sekitar 50 persen dari 1.300 warga yang masuk dalam data Dinas Sosial.

Pelayanan tidak hanya dilakukan di kantor kelurahan. Warga yang memiliki keterbatasan untuk datang, seperti lanjut usia, penyandang stroke, maupun masyarakat yang sedang sakit, mendapat layanan langsung di rumah.

“Kalau ada warga yang tidak bisa datang ke kantor karena sakit, stroke, atau sudah lanjut usia, petugas kami yang turun langsung ke lapangan memberikan pelayanan,” ungkapnya.

Untuk memastikan informasi menjangkau seluruh warga, kelurahan memanfaatkan jaringan komunikasi ketua RT. Informasi mengenai lokasi aktivasi IKD disampaikan melalui grup komunikasi RT agar warga dapat memilih lokasi pelayanan yang paling mudah dijangkau.

“Kami sampaikan kepada RT agar menginformasikan kepada warganya bahwa aktivasi IKD bisa dilakukan di Sumber Rejo maupun Gunung Samarinda Baru,” pungkas Sarjoko.

Kelurahan Gunung Samarinda berharap pengadaan perangkat IKD dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat tidak perlu keluar wilayah kelurahan untuk memperoleh layanan administrasi kependudukan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *