Kelurahan Graha Indah dan PT Komatsu Remanufacturing Asia menandatangani nota kesepahaman pemberdayaan UMKM di Balikpapan, Selasa (30/6/2026). Kolaborasi ini mencakup peningkatan kapasitas, pemasaran, hingga dukungan modal bagi pelaku UMKM binaan.

KaltimUP, BALIKPAPAN – Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, memperkuat pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kerja sama dengan PT Komatsu Remanufacturing Asia. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kapasitas usaha sekaligus membuka akses pasar bagi produk lokal.

MoU ditandatangani di Kantor PT Komatsu Remanufacturing Asia, Selasa (30/6/2026). Kerja sama ini menjadi bagian dari sinergi pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong UMKM agar lebih produktif dan memiliki daya saing.

Lurah Graha Indah, Muhammad Arif Rachman, mengatakan kerja sama tersebut diarahkan tidak hanya untuk memberikan pelatihan, tetapi juga menciptakan akses pasar dan dukungan permodalan bagi pelaku usaha.

“Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, memperluas peluang usaha, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).

Program tersebut menyasar sekitar 30 pelaku UMKM yang tergabung dalam komunitas Green Generation binaan Kelurahan Graha Indah. Mereka mendapat pendampingan mulai dari pelatihan, bantuan peralatan produksi, peningkatan kualitas produk hingga pemasaran.

Dukungan perusahaan juga diarahkan pada aspek pasar. PT Komatsu Remanufacturing Asia membeli produk UMKM untuk kebutuhan konsumsi rapat dan kegiatan perusahaan. Produk binaan juga mendapat kesempatan dipromosikan di lingkungan Astra Group.

Hasil pendampingan mulai terlihat. Sejumlah produk UMKM binaan Graha Indah kini berhasil masuk ke jaringan ritel modern, termasuk gerai Alfamart di Balikpapan.

“Ini menjadi pencapaian yang membanggakan karena produk lokal kini memiliki akses ke pasar ritel modern. Harapannya, jangkauan pemasaran akan semakin luas sehingga usaha masyarakat terus berkembang,” kata Arif.

Program tersebut merupakan bagian dari pembinaan Pokja II Kelurahan Graha Indah yang mendapat dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Komatsu Remanufacturing Asia. Pendampingan telah berlangsung sejak 2024 dan terus dilanjutkan.

Arif mengatakan pola pembinaan dilakukan secara berkelanjutan. Ketika satu kelompok UMKM dinilai telah mampu berkembang secara mandiri, pendampingan akan dialihkan kepada kelompok lain sehingga manfaat program dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha.

Selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan kualitas produk, pelaku UMKM juga memperoleh akses pembiayaan berupa pinjaman modal bergulir tanpa bunga. Skema tersebut memberi ruang bagi pelaku usaha menambah modal dan mengembalikannya secara bertahap sesuai kesepakatan.

Menurut Arif, dukungan tersebut menjadikan PT Komatsu Remanufacturing Asia salah satu mitra yang konsisten dalam pengembangan UMKM di Graha Indah.

MoU berlaku selama 10 bulan. Dalam periode tersebut, pendampingan akan difokuskan pada peningkatan kapasitas usaha, perluasan pemasaran, dan akses pembiayaan.

Kelurahan Graha Indah berharap kolaborasi pemerintah dan dunia usaha ini dapat mendorong lebih banyak UMKM naik kelas, memperluas pasar produk lokal, dan menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru di tingkat kelurahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *